Rabu, 26 Mei 2021

materi HIV AIDS kelas XI IPA 4

 Materi           : HIV dan AIDS

Kelas             : XI IPA 4

KD                : 3.10  Menganalisis bahaya, cara penularan, dan cara mencegah HIV/AIDS

Assalamualaikum Wr. Wb 

Selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmani dan rohani nya,sebelum nya bapak selaku guru mapel penjas mengucapkan "Minal aidzin wal faizin mohon maf lahir dan bathin" Atas kesalahan kata ataupun perbuatan yang pernah dilakukan sengaja ataupun tak sengaja. Semoga kita di berikan umur yang panjang untuk bisa dipertemukan dengan ramadhan tahun depan, dan semoga kita disegerakan dipertemukan disekolah aamiin.

bagaimana puasa nya apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah ada yang melaksanakan puasa syawal?

bagaimana shalat fardhu nya?semoga semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan aamiin

Pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang HIV AIDS

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

Pengertian HIV dan AIDS

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang selanjutnya melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit. Obat atau metode penanganan HIV belum ditemukan. Dengan menjalani pengobatan tertentu, pengidap HIV bisa memperlambat perkembangan penyakit ini, sehingga pengidap HIV bisa menjalani hidup dengan normal. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kondisi di mana HIV sudah pada tahap infeksi akhir. Ketika seseorang sudah mengalami AIDS, maka tubuh tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan infeksi yang ditimbulkan.

Faktor Risiko HIV dan AIDS

Kelompok orang yang lebih berisiko terinfeksi, antara lain:

  • Orang yang melakukan hubungan intim tanpa kondom, baik hubungan sesama jenis maupun heteroseksual.

  • Orang yang sering membuat tato atau melakukan tindik.

  • Orang yang terkena infeksi penyakit seksual lain.

  • Pengguna narkotika suntik.

  • Orang yang berhubungan intim dengan pengguna narkotika suntik.

 

Penyebab HIV dan AIDS

Di negara Indonesia, penyebaran dan penularan HIV paling banyak disebabkan melalui hubungan intim yang tidak aman dan bergantian menggunakan jarum suntik yang tidak steril saat memakai narkoba. Seseorang yang terinfeksi HIV dapat menularkannya kepada orang lain, bahkan sejak beberapa minggu sejak tertular. Semua orang berisiko terinfeksi HIV.

 Gejala HIV dan AIDS

Tahap Pertama:

  • Pengidap akan mengalami nyeri mirip, seperti flu, beberapa minggu setelah terinfeksi, selama satu hingga dua bulan.

  • Dapat tidak menimbulkan gejala apapun selama beberapa tahun.

  • Dapat timbul demam, nyeri tenggorokan, ruam, pembengkakan kelenjar getah bening, diare, kelelahan, nyeri otot, dan sendi.

Tahap Kedua:

  • Umumnya, tidak menimbulkan gejala lebih lanjut selama bertahun-tahun.

  • Virus terus menyebar dan merusak sistem kekebalan tubuh.

  • Penularan infeksi sudah bisa dilakukan pengidap kepada orang lain.

  • Berlangsung hingga 10 tahun atau lebih.

Tahap Ketiga:

  • Daya tahan pengidap rentan, sehingga mudah sakit, dan akan berlanjut menjadi AIDS.

  • demam terus-menerus lebih dari sepuluh hari.

  • Merasa lelah setiap saat.

  • Sulit bernapas.

  • Diare yang berat dan dalam jangka waktu yang lama.

  • Terjadi infeksi jamur pada tenggorokan, mulut, dan vagina.

  • Timbul bintik ungu pada kulit yang tidak akan hilang.

  • Hilang nafsu makan, sehingga berat badan turun drastis.


Diagnosis HIV dan AIDS

Tes HIV harus dilakukan untuk memastikan seseorang mengidap HIV atau tidak. Pemeriksaan yang dilakukan sebagai langkah diagnosis adalah dengan mengambil sampel darah atau urine pengidap untuk diteliti di laboratorium. Jenis pemeriksaan untuk mendeteksi HIV, antara lain:

  • Tes antibodi. Tes ini bertujuan mendeteksi antibodi yang dihasilkan tubuh untuk melawan infeksi HIV. Meski akurat, perlu waktu 3-12 minggu agar jumlah antibodi dalam tubuh cukup tinggi untuk terdeteksi saat pemeriksaan.

  • Tes antigen. Tes antigen bertujuan mendeteksi protein yang menjadi bagian dari virus HIV, yaitu p24. Tes antigen tersebut dapat dilakukan 2-6 minggu setelah pengidap yang dicurigai terinfeksi HIV.

Jika skrining menunjukkan pengidap terinfeksi HIV (HIV positif), pengidap perlu menjalani tes selanjutnya, untuk memastikan hasil skrining, membantu dokter mengetahui tahap infeksi yang diderita, serta menentukan metode pengobatan yang tepat. Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel darah pengidap, untuk selanjutnya diteliti di laboratorium. Tes tersebut, antara lain:

  • Hitung sel CD4. CD4 adalah bagian dari sel darah putih yang dihancurkan oleh HIV. Jumlah CD4 normal berada dalam rentang 500–1400 sel per milimeter kubik darah. AIDS terjadi jika hasil hitung sel CD4 di bawah 200 sel per milimeter kubik darah.

  • Pemeriksaan viral load (HIV RNA). Bertujuan untuk menghitung RNA, bagian dari virus HIV yang berfungsi menggandakan diri. Jumlah RNA yang lebih dari 100.000 kopi per mililiter darah, menandakan infeksi HIV baru saja terjadi atau tidak tertangani. Sedangkan jumlah RNA yang berada di bawah 10.000 kopi per mililiter darah, menunjukan perkembangan virus yang tidak terlalu cepat, tetapi kerusakan pada sistem kekebalan tubuh tetap terjadi.

  • Tes resitensi (kekebalan) dilakukan untuk menentukan obat anti HIV jenis apa yang tepat bagi pengidap. Hal ini dikarenakan beberapa pengidap memiliki resistensi terhadap obat tertentu.

 

Pengobatan HIV dan AIDS

Meskipun sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan HIV, tetapi ada jenis obat yang dapat memperlambat perkembangan virus. Jenis obat ini disebut antiretroviral (ARV). ARV bekerja dengan menghilangkan unsur yang dibutuhkan virus HIV untuk menggandakan diri dan mencegah virus HIV menghancurkan sel CD4. Jenis obat ARV memiliki berbagai varian, antara lain Etravirine, Efavirenz, Lamivudin, Zidovudin, dan juga Nevirapine.

Selama mengonsumsi obat antiretroviral, dokter akan memonitor jumlah virus dan sel CD4 untuk menilai respons pengidap terhadap pengobatan. Hitung sel CD4 akan dilakukan tiap 3–6 bulan. Sedangkan pemeriksaan HIV RNA, dilakukan sejak awal pengobatan, lalu dilanjutkan tiap 3–4 bulan selama masa pengobatan.

Agar perkembangan virus dapat dikendalikan, pengidap harus segera mengonsumsi ARV begitu didiagnosis mengidap HIV. Risiko pengidap HIV untuk terserang AIDS akan semakin besar jika pengobatan ditunda, karena virus akan semakin merusak sistem kekebalan tubuh. Selain itu, penting bagi pengidap untuk mengonsumsi ARV sesuai petunjuk dokter. Konsumsi obat yang terlewat hanya akan membuat virus HIV berkembang lebih cepat dan memperburuk kondisi pengidap.

Segera minum obat jika jadwal konsumsi obat pengidap dan tetap ikuti jadwal berikutnya. Namun jika dosis yang terlewat cukup banyak, segera bicarakan dengan dokter. Kondisi pengidap juga memengaruhi resep atau dosis yang sesuai. Dokter juga dapat menggantinya sesuai dengan kondisi pengidap. Selain itu, pengidap juga boleh untuk mengonsumsi lebih dari 1 obat ARV dalam sehari.

 

Pencegahan HIV dan AIDS

Terdapat berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan HIV dan AIDS, antara lain:

  • Gunakan kondom yang baru setiap berhubungan intim, baik hubungan intim vaginal maupun anal.

  • Hindari berhubungan intim dengan lebih dari satu pasangan.

  • Bersikap jujur kepada pasangan jika mengidap positif HIV, agar pasangan juga menjalani tes HIV.

  • Diskusikan dengan dokter jika didiagnosis positif HIV saat hamil, mengenai penanganan selanjutnya, dan perencanaan persalinan, untuk mencegah penularan dari ibu ke janin.

  • Bersunat untuk mengurangi risiko infeksi HIV.

  • Jika menduga baru saja terinfeksi atau tertular virus HIV, seperti setelah melakukan hubungan intim dengan pengidap HIV, maka harus segera ke dokter. Agar bisa mendapatkan obat post-exposure prophylaxis (PEP) yang dikonsumsi selama 28 hari dan terdiri dari 3 obat antiretroviral.

Senin, 24 Mei 2021

Materi HIV AIDS kelas XI IPA 2

Materi           : HIV dan AIDS

Kelas             : XI IPA 2

KD                : 3.10  Menganalisis bahaya, cara penularan, dan cara mencegah HIV/AIDS

Assalamualaikum Wr. Wb 

Selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmani dan rohani nya,sebelum nya bapak selaku guru mapel penjas mengucapkan "Minal aidzin wal faizin mohon maf lahir dan bathin" Atas kesalahan kata ataupun perbuatan yang pernah dilakukan sengaja ataupun tak sengaja. Semoga kita di berikan umur yang panjang untuk bisa dipertemukan dengan ramadhan tahun depan, dan semoga kita disegerakan dipertemukan disekolah aamiin.

bagaimana puasa nya apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah ada yang melaksanakan puasa syawal?

bagaimana shalat fardhu nya?semoga semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan aamiin

Pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang HIV AIDS

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

Pengertian HIV dan AIDS

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang selanjutnya melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit. Obat atau metode penanganan HIV belum ditemukan. Dengan menjalani pengobatan tertentu, pengidap HIV bisa memperlambat perkembangan penyakit ini, sehingga pengidap HIV bisa menjalani hidup dengan normal. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kondisi di mana HIV sudah pada tahap infeksi akhir. Ketika seseorang sudah mengalami AIDS, maka tubuh tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan infeksi yang ditimbulkan.

Faktor Risiko HIV dan AIDS

Kelompok orang yang lebih berisiko terinfeksi, antara lain:

  • Orang yang melakukan hubungan intim tanpa kondom, baik hubungan sesama jenis maupun heteroseksual.

  • Orang yang sering membuat tato atau melakukan tindik.

  • Orang yang terkena infeksi penyakit seksual lain.

  • Pengguna narkotika suntik.

  • Orang yang berhubungan intim dengan pengguna narkotika suntik.

 

Penyebab HIV dan AIDS

Di negara Indonesia, penyebaran dan penularan HIV paling banyak disebabkan melalui hubungan intim yang tidak aman dan bergantian menggunakan jarum suntik yang tidak steril saat memakai narkoba. Seseorang yang terinfeksi HIV dapat menularkannya kepada orang lain, bahkan sejak beberapa minggu sejak tertular. Semua orang berisiko terinfeksi HIV.

 Gejala HIV dan AIDS

Tahap Pertama:

  • Pengidap akan mengalami nyeri mirip, seperti flu, beberapa minggu setelah terinfeksi, selama satu hingga dua bulan.

  • Dapat tidak menimbulkan gejala apapun selama beberapa tahun.

  • Dapat timbul demam, nyeri tenggorokan, ruam, pembengkakan kelenjar getah bening, diare, kelelahan, nyeri otot, dan sendi.

Tahap Kedua:

  • Umumnya, tidak menimbulkan gejala lebih lanjut selama bertahun-tahun.

  • Virus terus menyebar dan merusak sistem kekebalan tubuh.

  • Penularan infeksi sudah bisa dilakukan pengidap kepada orang lain.

  • Berlangsung hingga 10 tahun atau lebih.

Tahap Ketiga:

  • Daya tahan pengidap rentan, sehingga mudah sakit, dan akan berlanjut menjadi AIDS.

  • demam terus-menerus lebih dari sepuluh hari.

  • Merasa lelah setiap saat.

  • Sulit bernapas.

  • Diare yang berat dan dalam jangka waktu yang lama.

  • Terjadi infeksi jamur pada tenggorokan, mulut, dan vagina.

  • Timbul bintik ungu pada kulit yang tidak akan hilang.

  • Hilang nafsu makan, sehingga berat badan turun drastis.


Diagnosis HIV dan AIDS

Tes HIV harus dilakukan untuk memastikan seseorang mengidap HIV atau tidak. Pemeriksaan yang dilakukan sebagai langkah diagnosis adalah dengan mengambil sampel darah atau urine pengidap untuk diteliti di laboratorium. Jenis pemeriksaan untuk mendeteksi HIV, antara lain:

  • Tes antibodi. Tes ini bertujuan mendeteksi antibodi yang dihasilkan tubuh untuk melawan infeksi HIV. Meski akurat, perlu waktu 3-12 minggu agar jumlah antibodi dalam tubuh cukup tinggi untuk terdeteksi saat pemeriksaan.

  • Tes antigen. Tes antigen bertujuan mendeteksi protein yang menjadi bagian dari virus HIV, yaitu p24. Tes antigen tersebut dapat dilakukan 2-6 minggu setelah pengidap yang dicurigai terinfeksi HIV.

Jika skrining menunjukkan pengidap terinfeksi HIV (HIV positif), pengidap perlu menjalani tes selanjutnya, untuk memastikan hasil skrining, membantu dokter mengetahui tahap infeksi yang diderita, serta menentukan metode pengobatan yang tepat. Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel darah pengidap, untuk selanjutnya diteliti di laboratorium. Tes tersebut, antara lain:

  • Hitung sel CD4. CD4 adalah bagian dari sel darah putih yang dihancurkan oleh HIV. Jumlah CD4 normal berada dalam rentang 500–1400 sel per milimeter kubik darah. AIDS terjadi jika hasil hitung sel CD4 di bawah 200 sel per milimeter kubik darah.

  • Pemeriksaan viral load (HIV RNA). Bertujuan untuk menghitung RNA, bagian dari virus HIV yang berfungsi menggandakan diri. Jumlah RNA yang lebih dari 100.000 kopi per mililiter darah, menandakan infeksi HIV baru saja terjadi atau tidak tertangani. Sedangkan jumlah RNA yang berada di bawah 10.000 kopi per mililiter darah, menunjukan perkembangan virus yang tidak terlalu cepat, tetapi kerusakan pada sistem kekebalan tubuh tetap terjadi.

  • Tes resitensi (kekebalan) dilakukan untuk menentukan obat anti HIV jenis apa yang tepat bagi pengidap. Hal ini dikarenakan beberapa pengidap memiliki resistensi terhadap obat tertentu.

 

Pengobatan HIV dan AIDS

Meskipun sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan HIV, tetapi ada jenis obat yang dapat memperlambat perkembangan virus. Jenis obat ini disebut antiretroviral (ARV). ARV bekerja dengan menghilangkan unsur yang dibutuhkan virus HIV untuk menggandakan diri dan mencegah virus HIV menghancurkan sel CD4. Jenis obat ARV memiliki berbagai varian, antara lain Etravirine, Efavirenz, Lamivudin, Zidovudin, dan juga Nevirapine.

Selama mengonsumsi obat antiretroviral, dokter akan memonitor jumlah virus dan sel CD4 untuk menilai respons pengidap terhadap pengobatan. Hitung sel CD4 akan dilakukan tiap 3–6 bulan. Sedangkan pemeriksaan HIV RNA, dilakukan sejak awal pengobatan, lalu dilanjutkan tiap 3–4 bulan selama masa pengobatan.

Agar perkembangan virus dapat dikendalikan, pengidap harus segera mengonsumsi ARV begitu didiagnosis mengidap HIV. Risiko pengidap HIV untuk terserang AIDS akan semakin besar jika pengobatan ditunda, karena virus akan semakin merusak sistem kekebalan tubuh. Selain itu, penting bagi pengidap untuk mengonsumsi ARV sesuai petunjuk dokter. Konsumsi obat yang terlewat hanya akan membuat virus HIV berkembang lebih cepat dan memperburuk kondisi pengidap.

Segera minum obat jika jadwal konsumsi obat pengidap dan tetap ikuti jadwal berikutnya. Namun jika dosis yang terlewat cukup banyak, segera bicarakan dengan dokter. Kondisi pengidap juga memengaruhi resep atau dosis yang sesuai. Dokter juga dapat menggantinya sesuai dengan kondisi pengidap. Selain itu, pengidap juga boleh untuk mengonsumsi lebih dari 1 obat ARV dalam sehari.

 

Pencegahan HIV dan AIDS

Terdapat berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan HIV dan AIDS, antara lain:

  • Gunakan kondom yang baru setiap berhubungan intim, baik hubungan intim vaginal maupun anal.

  • Hindari berhubungan intim dengan lebih dari satu pasangan.

  • Bersikap jujur kepada pasangan jika mengidap positif HIV, agar pasangan juga menjalani tes HIV.

  • Diskusikan dengan dokter jika didiagnosis positif HIV saat hamil, mengenai penanganan selanjutnya, dan perencanaan persalinan, untuk mencegah penularan dari ibu ke janin.

  • Bersunat untuk mengurangi risiko infeksi HIV.

  • Jika menduga baru saja terinfeksi atau tertular virus HIV, seperti setelah melakukan hubungan intim dengan pengidap HIV, maka harus segera ke dokter. Agar bisa mendapatkan obat post-exposure prophylaxis (PEP) yang dikonsumsi selama 28 hari dan terdiri dari 3 obat antiretroviral.

Jumat, 30 April 2021

Pemaparan materi tentang renang gaya dada

 Materi    : Renang Gaya Dada

Kelas      :XI IPA 3

Kd          Menganalisis keterampilan dua gaya renang

Guru      : Desrika Redi Sanjaya

Assalamualaikum Wr. Wb 

selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmanidan rohani nya, jangan lupa mengucap syukur alhamdulillah atas izin allah kita masih bisa dipertemkan dibulan ramadhan tahun ini meskpun jarak masih memisahkan satu dengan yang lain tidak bisa berjumpa disekolah tapi semoga kalian baik -baik saja dimanapun berada. 

bagaimana puasa nya sampai hari ini apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah menambah amalan lain selama bulan ramdhan ini?

semoga yang sudah terlaksana mulai dari shalat fardhu nya semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan, semoga bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, mari perbanyak amalan yang bisa menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT  aamiin allahuma aamiin.

setelah selesai membuat video nya dapat dikirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

Baik lah pada hari ini tugas yang kalian lakukan pada pelajaran bapak hari ini iyalah kalian menjelaskan apa yang sudah di sampaikan dalam materi sebelum nya tentang renang gaya dada, kalian membuat video tentang penjelasan dengan gaya dan bahasa kalian sendiri sejauh mana pemahaman kalian tentang materi renang gaya dada mulai dari teknik dan sebagainya. 

Durasi pengumpulan. sampai batas jam 12.00 malam. Namun Presensi didahulukan di blog bapak dengan mengisi nama dan kelas di kolom komentar.

Atas perhatian nya dan semoga kalian tetap semangat meskipun di masa sekarang yang pembelajaran nya jarak jauh.


Rabu, 28 April 2021

pemaparan pemahaman renang gaya dada,KELAS XI IPA 4

 Materi    : Renang Gaya Dada

Kelas      :XI IPA 4

Kd          Menganalisis keterampilan dua gaya renang

Guru      : Desrika Redi Sanjaya

Assalamualaikum Wr. Wb 

selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmanidan rohani nya, jangan lupa mengucap syukur alhamdulillah atas izin allah kita masih bisa dipertemkan dibulan ramadhan tahun ini meskpun jarak masih memisahkan satu dengan yang lain tidak bisa berjumpa disekolah tapi semoga kalian baik -baik saja dimanapun berada. 

bagaimana puasa nya sampai hari ini apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah menambah amalan lain selama bulan ramdhan ini?

semoga yang sudah terlaksana mulai dari shalat fardhu nya semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan, semoga bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, mari perbanyak amalan yang bisa menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT  aamiin allahuma aamiin.

baik pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang renang gaya bebas.

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

Baik lah pada hari ini tugas yang kalian lakukan pada pelajaran bapak hari ini iyalah kalian menjelaskan apa yang sudah di sampaikan dalam materi sebelum nya tentang renang gaya dada, kalian membuat video tentang penjelasan dengan gaya dan bahasa kalian sendiri sejauh mana pemahaman kalian tentang materi renang gaya dada mulai dari teknik dan sebagainya. 


pemaparan renang kelaqs xi ipa 1

   Materi    : Renang Gaya Dada

Kelas      :XI IPA 1

Kd          Menganalisis keterampilan dua gaya renang

Guru      : Desrika Redi Sanjaya

Assalamualaikum Wr. Wb 

selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmanidan rohani nya, jangan lupa mengucap syukur alhamdulillah atas izin allah kita masih bisa dipertemkan dibulan ramadhan tahun ini meskpun jarak masih memisahkan satu dengan yang lain tidak bisa berjumpa disekolah tapi semoga kalian baik -baik saja dimanapun berada. 

bagaimana puasa nya sampai hari ini apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah menambah amalan lain selama bulan ramdhan ini?

semoga yang sudah terlaksana mulai dari shalat fardhu nya semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan, semoga bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, mari perbanyak amalan yang bisa menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT  aamiin allahuma aamiin.

baik pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang renang gaya bebas.

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

Baik lah pada hari ini tugas yang kalian lakukan pada pelajaran bapak hari ini iyalah kalian menjelaskan apa yang sudah di sampaikan dalam materi sebelum nya tentang renang gaya dada, kalian membuat video tentang penjelasan dengan gaya dan bahasa kalian sendiri sejauh mana pemahaman kalian tentang materi renang gaya dada mulai dari teknik dan sebagainya. 


Senin, 26 April 2021

Pemaparan pemahaman renang gaya dada

  Materi    : Renang Gaya Dada

Kelas      :XI IPA 2

Kd          Menganalisis keterampilan dua gaya renang

Guru      : Desrika Redi Sanjaya

Assalamualaikum Wr. Wb 

selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmanidan rohani nya, jangan lupa mengucap syukur alhamdulillah atas izin allah kita masih bisa dipertemkan dibulan ramadhan tahun ini meskpun jarak masih memisahkan satu dengan yang lain tidak bisa berjumpa disekolah tapi semoga kalian baik -baik saja dimanapun berada. 

bagaimana puasa nya sampai hari ini apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah menambah amalan lain selama bulan ramdhan ini?

semoga yang sudah terlaksana mulai dari shalat fardhu nya semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan, semoga bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, mari perbanyak amalan yang bisa menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT  aamiin allahuma aamiin.

baik pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang renang gaya bebas.

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

Baik lah pada hari ini tugas yang kalian lakukan pada pelajaran bapak hari ini iyalah kalian menjelaskan apa yang sudah di sampaikan dalam materi sebelum nya tentang renang gaya dada, kalian membuat video tentang penjelasan dengan gaya dan bahasa kalian sendiri sejauh mana pemahaman kalian tentang materi renang gaya dada mulai dari teknik dan sebagainya. 


Jumat, 23 April 2021

Materi Renang Gaya Dada, Kelas XI IPA 3

 Materi    : Renang Gaya Dada

Kelas      :XI IPA 3

Kd          Menganalisis keterampilan dua gaya renang

Guru      : Desrika Redi Sanjaya

Assalamualaikum Wr. Wb 

selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmanidan rohani nya, jangan lupa mengucap syukur alhamdulillah atas izin allah kita masih bisa dipertemkan dibulan ramadhan tahun ini meskpun jarak masih memisahkan satu dengan yang lain tidak bisa berjumpa disekolah tapi semoga kalian baik -baik saja dimanapun berada. 

bagaimana puasa nya sampai hari ini apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah menambah amalan lain selama bulan ramdhan ini?

semoga yang sudah terlaksana mulai dari shalat fardhu nya semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan, semoga bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, mari perbanyak amalan yang bisa menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT  aamiin allahuma aamiin.

baik pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang renang gaya bebas.

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

RENANG GAYA DADA/ KATAK

Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air namun berbeda dari gaya bebas batang tubuh selalu dalam keadaan tetap.

Renang gaya dada merupakan salah satu teknik berenang yang populer. Jika Anda belum akrab dengan gaya renang ini dan tertarik untuk mencobanya, tenang saja. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai teknik dan manfaat renang gaya dada.

Renang gaya dada atau yang kerap juga disebut sebagai gaya katak adalah salah satu teknik berenang yang gerakannya terbilang sederhana dan sering dianggap paling mudah untuk dilakukan. Oleh sebab itu, renang gaya dada biasanya menjadi teknik pertama yang dipelajari oleh orang-orang yang baru mulai belajar berenang.

Teknik dan Manfaat Renang Gaya Dada

Seperti yang disebutkan di atas, teknik renang gaya dada tidaklah sulit. Agar bisa berenang dengan gaya ini, ada langkah-langkah yang harus Anda ikuti, yaitu:

  • Posisikan bagian depan tubuh Anda menghadap ke lantai kolam renang.
  • Jaga tubuh Anda selurus dan serileks mungkin, tapi usahakan agar pergelangan kaki tetap berada di bawah air.
  • Satukan kedua telapak tangan Anda dan luruskan tangan untuk bersiap-siap meluncur.
  • Lakukan gerakan meluncur dengan menolakkan telapak kaki yang menempel pada dinding kolam.
  • Mulai buka kedua telapak tangan ke arah luar hingga tubuh membentuk huruf Y, kemudian putar tangan ke dalam hingga kedua tangan kembali bertemu di depan dada.
  • Secara bersamaan dengan gerakan tangan di atas, buka kedua paha dan tekuk lutut hingga tumit mengarah ke bagian bokong, seperti gerakan kaki katak saat berenang.
  • Saat tangan sudah berada di depan dada dan kembali bersiap membuka, angkat kepala dan bahu ke atas air untuk mengambil napas.
  • Seraya tangan kembali membuka, kepala dan bahu sudah harus kembali berada di bawah permukaan air.
  • Ulangi gerakan di atas hingga selesai.

Bicara soal manfaat renang gaya dada, ada banyak hal positif yang bisa Anda peroleh, terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Menjaga kesehatan jantung

Renang gaya dada adalah salah satu teknik berenang yang paling baik untuk dijadikan latihan kardio. Renang gaya dada dapat memperkuat jantung dan membantu organ ini memompa darah dengan lebih efisien ke seluruh tubuh.

Selain itu, latihan kardio, seperti renang gaya dada, juga dapat membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Hal ini dapat menurunkan risiko terjadinya aterosklerosis pada pembuluh darah jantung.

2. Menjaga kesehatan paru-paru

Tidak hanya menjaga kesehatan jantung, teknik renang gaya dada juga bermanfaat bagi kesehatan paru-paru. Latihan kardio, seperti renang gaya dada, mampu meningkatkan kapasitas paru -paru, sehingga memungkinkan organ ini untuk mengirimkan oksigen lebih banyak ke dalam darah.

3. Melatih otot-otot tubuh

Saat berenang gaya dada, Anda akan menggunakan hampir sebagian besar otot tubuh untuk bergerak di air. Renang gaya dada bermanfaat untuk melatih dan mengencangkan otot- otot tubuh, terutama otot dada, perut, paha, lengan, punggung bagian atas, dan kaki bagian bawah.

4. Membakar kalori

Walau tidak seefektif gaya renang lainnya dalam membakar kalori, bukan berarti renang gaya dada tidak membakar kalori sama sekali.

Renang gaya dada umumnya mampu membakar sekitar 200 kalori selama 30 menit. Jika dilakukan dengan rutin dan diimbangi dengan pola makan yang sehat, renang gaya dada bisa efektif untuk menurunkan berat badan.

5. Memperpanjang umur dan meningkatkan kualitas hidup

Berenang, termasuk renang gaya dada, merupakan olahraga yang sangat baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penelitian menyebutkan bahwa orang yang rutin berenang cenderung memiliki umur lebih panjang daripada orang yang tidak suka berenang.

Bahkan, berenang juga bisa bermanfaat untuk mengurangi keluhan nyeri radang sendi yang sering terjadi pada orang lanjut usia (lansia). Keluhan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga dapat menghalangi lansia untuk melakukan aktivitas.

Beragam manfaat renang gaya dada di atas dapat Anda rasakan jika gaya renang ini dilakukan secara teratur sekitar 2,5 jam seminggu dan tentunya dengan teknik yang tepat.

Selain itu, kombinasikan juga renang gaya dada dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup.


sumber informasi : 

- Wikipedia indoesia

https://www.alodokter.com/memahami-teknik-dan-manfaat-renang-gaya-dada#:~:text=Renang%20gaya%20dada%20atau%20yang,dianggap%20paling%20mudah%20untuk%20dilakukan.

Rabu, 21 April 2021

Materi renang gaya dada, kelas XI IPA 1

 Materi    : Renang Gaya Dada

Kelas      :XI IPA 1

Kd          Menganalisis keterampilan dua gaya renang

Guru      : Desrika Redi Sanjaya

Assalamualaikum Wr. Wb 

selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmanidan rohani nya, jangan lupa mengucap syukur alhamdulillah atas izin allah kita masih bisa dipertemkan dibulan ramadhan tahun ini meskpun jarak masih memisahkan satu dengan yang lain tidak bisa berjumpa disekolah tapi semoga kalian baik -baik saja dimanapun berada. 

bagaimana puasa nya sampai hari ini apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah menambah amalan lain selama bulan ramdhan ini?

semoga yang sudah terlaksana mulai dari shalat fardhu nya semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan, semoga bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, mari perbanyak amalan yang bisa menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT  aamiin allahuma aamiin.

baik pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang renang gaya bebas.

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

RENANG GAYA DADA/ KATAK

Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air namun berbeda dari gaya bebas batang tubuh selalu dalam keadaan tetap.

Renang gaya dada merupakan salah satu teknik berenang yang populer. Jika Anda belum akrab dengan gaya renang ini dan tertarik untuk mencobanya, tenang saja. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai teknik dan manfaat renang gaya dada.

Renang gaya dada atau yang kerap juga disebut sebagai gaya katak adalah salah satu teknik berenang yang gerakannya terbilang sederhana dan sering dianggap paling mudah untuk dilakukan. Oleh sebab itu, renang gaya dada biasanya menjadi teknik pertama yang dipelajari oleh orang-orang yang baru mulai belajar berenang.

Teknik dan Manfaat Renang Gaya Dada

Seperti yang disebutkan di atas, teknik renang gaya dada tidaklah sulit. Agar bisa berenang dengan gaya ini, ada langkah-langkah yang harus Anda ikuti, yaitu:

  • Posisikan bagian depan tubuh Anda menghadap ke lantai kolam renang.
  • Jaga tubuh Anda selurus dan serileks mungkin, tapi usahakan agar pergelangan kaki tetap berada di bawah air.
  • Satukan kedua telapak tangan Anda dan luruskan tangan untuk bersiap-siap meluncur.
  • Lakukan gerakan meluncur dengan menolakkan telapak kaki yang menempel pada dinding kolam.
  • Mulai buka kedua telapak tangan ke arah luar hingga tubuh membentuk huruf Y, kemudian putar tangan ke dalam hingga kedua tangan kembali bertemu di depan dada.
  • Secara bersamaan dengan gerakan tangan di atas, buka kedua paha dan tekuk lutut hingga tumit mengarah ke bagian bokong, seperti gerakan kaki katak saat berenang.
  • Saat tangan sudah berada di depan dada dan kembali bersiap membuka, angkat kepala dan bahu ke atas air untuk mengambil napas.
  • Seraya tangan kembali membuka, kepala dan bahu sudah harus kembali berada di bawah permukaan air.
  • Ulangi gerakan di atas hingga selesai.

Bicara soal manfaat renang gaya dada, ada banyak hal positif yang bisa Anda peroleh, terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Menjaga kesehatan jantung

Renang gaya dada adalah salah satu teknik berenang yang paling baik untuk dijadikan latihan kardio. Renang gaya dada dapat memperkuat jantung dan membantu organ ini memompa darah dengan lebih efisien ke seluruh tubuh.

Selain itu, latihan kardio, seperti renang gaya dada, juga dapat membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Hal ini dapat menurunkan risiko terjadinya aterosklerosis pada pembuluh darah jantung.

2. Menjaga kesehatan paru-paru

Tidak hanya menjaga kesehatan jantung, teknik renang gaya dada juga bermanfaat bagi kesehatan paru-paru. Latihan kardio, seperti renang gaya dada, mampu meningkatkan kapasitas paru -paru, sehingga memungkinkan organ ini untuk mengirimkan oksigen lebih banyak ke dalam darah.

3. Melatih otot-otot tubuh

Saat berenang gaya dada, Anda akan menggunakan hampir sebagian besar otot tubuh untuk bergerak di air. Renang gaya dada bermanfaat untuk melatih dan mengencangkan otot- otot tubuh, terutama otot dada, perut, paha, lengan, punggung bagian atas, dan kaki bagian bawah.

4. Membakar kalori

Walau tidak seefektif gaya renang lainnya dalam membakar kalori, bukan berarti renang gaya dada tidak membakar kalori sama sekali.

Renang gaya dada umumnya mampu membakar sekitar 200 kalori selama 30 menit. Jika dilakukan dengan rutin dan diimbangi dengan pola makan yang sehat, renang gaya dada bisa efektif untuk menurunkan berat badan.

5. Memperpanjang umur dan meningkatkan kualitas hidup

Berenang, termasuk renang gaya dada, merupakan olahraga yang sangat baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penelitian menyebutkan bahwa orang yang rutin berenang cenderung memiliki umur lebih panjang daripada orang yang tidak suka berenang.

Bahkan, berenang juga bisa bermanfaat untuk mengurangi keluhan nyeri radang sendi yang sering terjadi pada orang lanjut usia (lansia). Keluhan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga dapat menghalangi lansia untuk melakukan aktivitas.

Beragam manfaat renang gaya dada di atas dapat Anda rasakan jika gaya renang ini dilakukan secara teratur sekitar 2,5 jam seminggu dan tentunya dengan teknik yang tepat.

Selain itu, kombinasikan juga renang gaya dada dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup.


sumber informasi : 

- Wikipedia indoesia

https://www.alodokter.com/memahami-teknik-dan-manfaat-renang-gaya-dada#:~:text=Renang%20gaya%20dada%20atau%20yang,dianggap%20paling%20mudah%20untuk%20dilakukan.

materi renang gaya dada, kelas XI IPA 4

 Materi    : Renang Gaya Dada

Kelas      :XI IPA 4

Kd          Menganalisis keterampilan dua gaya renang

Guru      : Desrika Redi Sanjaya

Assalamualaikum Wr. Wb 

selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmanidan rohani nya, jangan lupa mengucap syukur alhamdulillah atas izin allah kita masih bisa dipertemkan dibulan ramadhan tahun ini meskpun jarak masih memisahkan satu dengan yang lain tidak bisa berjumpa disekolah tapi semoga kalian baik -baik saja dimanapun berada. 

bagaimana puasa nya sampai hari ini apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah menambah amalan lain selama bulan ramdhan ini?

semoga yang sudah terlaksana mulai dari shalat fardhu nya semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan, semoga bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, mari perbanyak amalan yang bisa menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT  aamiin allahuma aamiin.

baik pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang renang gaya bebas.

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

RENANG GAYA DADA/ KATAK

Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air namun berbeda dari gaya bebas batang tubuh selalu dalam keadaan tetap.

Renang gaya dada merupakan salah satu teknik berenang yang populer. Jika Anda belum akrab dengan gaya renang ini dan tertarik untuk mencobanya, tenang saja. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai teknik dan manfaat renang gaya dada.

Renang gaya dada atau yang kerap juga disebut sebagai gaya katak adalah salah satu teknik berenang yang gerakannya terbilang sederhana dan sering dianggap paling mudah untuk dilakukan. Oleh sebab itu, renang gaya dada biasanya menjadi teknik pertama yang dipelajari oleh orang-orang yang baru mulai belajar berenang.

Teknik dan Manfaat Renang Gaya Dada

Seperti yang disebutkan di atas, teknik renang gaya dada tidaklah sulit. Agar bisa berenang dengan gaya ini, ada langkah-langkah yang harus Anda ikuti, yaitu:

  • Posisikan bagian depan tubuh Anda menghadap ke lantai kolam renang.
  • Jaga tubuh Anda selurus dan serileks mungkin, tapi usahakan agar pergelangan kaki tetap berada di bawah air.
  • Satukan kedua telapak tangan Anda dan luruskan tangan untuk bersiap-siap meluncur.
  • Lakukan gerakan meluncur dengan menolakkan telapak kaki yang menempel pada dinding kolam.
  • Mulai buka kedua telapak tangan ke arah luar hingga tubuh membentuk huruf Y, kemudian putar tangan ke dalam hingga kedua tangan kembali bertemu di depan dada.
  • Secara bersamaan dengan gerakan tangan di atas, buka kedua paha dan tekuk lutut hingga tumit mengarah ke bagian bokong, seperti gerakan kaki katak saat berenang.
  • Saat tangan sudah berada di depan dada dan kembali bersiap membuka, angkat kepala dan bahu ke atas air untuk mengambil napas.
  • Seraya tangan kembali membuka, kepala dan bahu sudah harus kembali berada di bawah permukaan air.
  • Ulangi gerakan di atas hingga selesai.

Bicara soal manfaat renang gaya dada, ada banyak hal positif yang bisa Anda peroleh, terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Menjaga kesehatan jantung

Renang gaya dada adalah salah satu teknik berenang yang paling baik untuk dijadikan latihan kardio. Renang gaya dada dapat memperkuat jantung dan membantu organ ini memompa darah dengan lebih efisien ke seluruh tubuh.

Selain itu, latihan kardio, seperti renang gaya dada, juga dapat membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Hal ini dapat menurunkan risiko terjadinya aterosklerosis pada pembuluh darah jantung.

2. Menjaga kesehatan paru-paru

Tidak hanya menjaga kesehatan jantung, teknik renang gaya dada juga bermanfaat bagi kesehatan paru-paru. Latihan kardio, seperti renang gaya dada, mampu meningkatkan kapasitas paru -paru, sehingga memungkinkan organ ini untuk mengirimkan oksigen lebih banyak ke dalam darah.

3. Melatih otot-otot tubuh

Saat berenang gaya dada, Anda akan menggunakan hampir sebagian besar otot tubuh untuk bergerak di air. Renang gaya dada bermanfaat untuk melatih dan mengencangkan otot- otot tubuh, terutama otot dada, perut, paha, lengan, punggung bagian atas, dan kaki bagian bawah.

4. Membakar kalori

Walau tidak seefektif gaya renang lainnya dalam membakar kalori, bukan berarti renang gaya dada tidak membakar kalori sama sekali.

Renang gaya dada umumnya mampu membakar sekitar 200 kalori selama 30 menit. Jika dilakukan dengan rutin dan diimbangi dengan pola makan yang sehat, renang gaya dada bisa efektif untuk menurunkan berat badan.

5. Memperpanjang umur dan meningkatkan kualitas hidup

Berenang, termasuk renang gaya dada, merupakan olahraga yang sangat baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penelitian menyebutkan bahwa orang yang rutin berenang cenderung memiliki umur lebih panjang daripada orang yang tidak suka berenang.

Bahkan, berenang juga bisa bermanfaat untuk mengurangi keluhan nyeri radang sendi yang sering terjadi pada orang lanjut usia (lansia). Keluhan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga dapat menghalangi lansia untuk melakukan aktivitas.

Beragam manfaat renang gaya dada di atas dapat Anda rasakan jika gaya renang ini dilakukan secara teratur sekitar 2,5 jam seminggu dan tentunya dengan teknik yang tepat.

Selain itu, kombinasikan juga renang gaya dada dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup.


sumber informasi : 

- Wikipedia indoesia

https://www.alodokter.com/memahami-teknik-dan-manfaat-renang-gaya-dada#:~:text=Renang%20gaya%20dada%20atau%20yang,dianggap%20paling%20mudah%20untuk%20dilakukan.

Senin, 19 April 2021

Materi renang gaya dada, kelas XI IPA 2

 Materi    : Renang Gaya Dada

Kelas      :XI IPA 2

Kd          Menganalisis keterampilan dua gaya renang

Guru      : Desrika Redi Sanjaya

Assalamualaikum Wr. Wb 

selamat pagi anak - soleh dan sholehah semua nya, semoga semua nya dalam keadaan baik - baik saja mau dari segi kesehatan jasmanidan rohani nya, jangan lupa mengucap syukur alhamdulillah atas izin allah kita masih bisa dipertemkan dibulan ramadhan tahun ini meskpun jarak masih memisahkan satu dengan yang lain tidak bisa berjumpa disekolah tapi semoga kalian baik -baik saja dimanapun berada. 

bagaimana puasa nya sampai hari ini apakah berjalan dengan sempurna? dan apakah sudah menambah amalan lain selama bulan ramdhan ini?

semoga yang sudah terlaksana mulai dari shalat fardhu nya semakin istiqomah dan juga shalat dhuha nya juga tetap dijalankan, semoga bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, mari perbanyak amalan yang bisa menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT  aamiin allahuma aamiin.

baik pertemuan kali ini kalian mencatat yang sekira nya belum dapat ilmu nya untuk dicatat dan menambah wawasan kalian lebih luas lagi terkait materi yang bapak berikan hari ini tentang renang gaya bebas.

setelah selesai mencatat mohon bisa mendokumentasikan catatan nya dan kirim ke WA pribadi bapak, dan jangan lupa membuat list di group kelas bagi yang sudah mencatat pekerjaan nya hari ini sebagai bentuk presensi pada pelajaran bapak.

RENANG GAYA DADA/ KATAK

Gaya dada atau gaya katak adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air namun berbeda dari gaya bebas batang tubuh selalu dalam keadaan tetap.

Renang gaya dada merupakan salah satu teknik berenang yang populer. Jika Anda belum akrab dengan gaya renang ini dan tertarik untuk mencobanya, tenang saja. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai teknik dan manfaat renang gaya dada.

Renang gaya dada atau yang kerap juga disebut sebagai gaya katak adalah salah satu teknik berenang yang gerakannya terbilang sederhana dan sering dianggap paling mudah untuk dilakukan. Oleh sebab itu, renang gaya dada biasanya menjadi teknik pertama yang dipelajari oleh orang-orang yang baru mulai belajar berenang.

Teknik dan Manfaat Renang Gaya Dada

Seperti yang disebutkan di atas, teknik renang gaya dada tidaklah sulit. Agar bisa berenang dengan gaya ini, ada langkah-langkah yang harus Anda ikuti, yaitu:

  • Posisikan bagian depan tubuh Anda menghadap ke lantai kolam renang.
  • Jaga tubuh Anda selurus dan serileks mungkin, tapi usahakan agar pergelangan kaki tetap berada di bawah air.
  • Satukan kedua telapak tangan Anda dan luruskan tangan untuk bersiap-siap meluncur.
  • Lakukan gerakan meluncur dengan menolakkan telapak kaki yang menempel pada dinding kolam.
  • Mulai buka kedua telapak tangan ke arah luar hingga tubuh membentuk huruf Y, kemudian putar tangan ke dalam hingga kedua tangan kembali bertemu di depan dada.
  • Secara bersamaan dengan gerakan tangan di atas, buka kedua paha dan tekuk lutut hingga tumit mengarah ke bagian bokong, seperti gerakan kaki katak saat berenang.
  • Saat tangan sudah berada di depan dada dan kembali bersiap membuka, angkat kepala dan bahu ke atas air untuk mengambil napas.
  • Seraya tangan kembali membuka, kepala dan bahu sudah harus kembali berada di bawah permukaan air.
  • Ulangi gerakan di atas hingga selesai.

Bicara soal manfaat renang gaya dada, ada banyak hal positif yang bisa Anda peroleh, terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Menjaga kesehatan jantung

Renang gaya dada adalah salah satu teknik berenang yang paling baik untuk dijadikan latihan kardio. Renang gaya dada dapat memperkuat jantung dan membantu organ ini memompa darah dengan lebih efisien ke seluruh tubuh.

Selain itu, latihan kardio, seperti renang gaya dada, juga dapat membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Hal ini dapat menurunkan risiko terjadinya aterosklerosis pada pembuluh darah jantung.

2. Menjaga kesehatan paru-paru

Tidak hanya menjaga kesehatan jantung, teknik renang gaya dada juga bermanfaat bagi kesehatan paru-paru. Latihan kardio, seperti renang gaya dada, mampu meningkatkan kapasitas paru -paru, sehingga memungkinkan organ ini untuk mengirimkan oksigen lebih banyak ke dalam darah.

3. Melatih otot-otot tubuh

Saat berenang gaya dada, Anda akan menggunakan hampir sebagian besar otot tubuh untuk bergerak di air. Renang gaya dada bermanfaat untuk melatih dan mengencangkan otot- otot tubuh, terutama otot dada, perut, paha, lengan, punggung bagian atas, dan kaki bagian bawah.

4. Membakar kalori

Walau tidak seefektif gaya renang lainnya dalam membakar kalori, bukan berarti renang gaya dada tidak membakar kalori sama sekali.

Renang gaya dada umumnya mampu membakar sekitar 200 kalori selama 30 menit. Jika dilakukan dengan rutin dan diimbangi dengan pola makan yang sehat, renang gaya dada bisa efektif untuk menurunkan berat badan.

5. Memperpanjang umur dan meningkatkan kualitas hidup

Berenang, termasuk renang gaya dada, merupakan olahraga yang sangat baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penelitian menyebutkan bahwa orang yang rutin berenang cenderung memiliki umur lebih panjang daripada orang yang tidak suka berenang.

Bahkan, berenang juga bisa bermanfaat untuk mengurangi keluhan nyeri radang sendi yang sering terjadi pada orang lanjut usia (lansia). Keluhan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga dapat menghalangi lansia untuk melakukan aktivitas.

Beragam manfaat renang gaya dada di atas dapat Anda rasakan jika gaya renang ini dilakukan secara teratur sekitar 2,5 jam seminggu dan tentunya dengan teknik yang tepat.

Selain itu, kombinasikan juga renang gaya dada dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup.


sumber informasi : 

- Wikipedia indoesia

https://www.alodokter.com/memahami-teknik-dan-manfaat-renang-gaya-dada#:~:text=Renang%20gaya%20dada%20atau%20yang,dianggap%20paling%20mudah%20untuk%20dilakukan.

Senam Irama Kelas X 8

  Senam Lantai  Mata Pelajaran      : Penjaskes Guru. B. Study     : Desrika Redi Sanjaya, S.Pd Materi     `            : Senam Irama Kelas ...